
Dinamika politik di tatar galuh kian memanas setelah nama kader internal mulai masuk dalam bursa Wakil Bupati Ciamis pasca kekosongan kursi kepemimpinan selama lebih dari satu tahun. Percepatan pengisian figur pendamping kepala daerah ini dinilai krusial agar efektivitas birokrasi pemerintahan kabupaten kembali stabil.
Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat sekaligus Anggota DPR RI, Anton Sukartono, mendesak parlemen daerah untuk segera merespons aspirasi politik tersebut. Sikap ini ditegaskan Anton saat memimpin rombongan partai di Kabupaten Ciamis dalam rangkaian agenda kerja dan lingkungan hidup, Kamis (27/8/2026).
Sebelumnya, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya telah menyerahkan sepenuhnya mekanisme pemilihan figur pendamping kepada partai-partai politik pengusung. Namun, hingga kini pembahasan resmi di tingkat DPRD Kabupaten Ciamis belum juga menetapkan nama yang akan mengisi kursi strategis tersebut.
Ringkasan Berita
Desakan Parlemen Menyikapi Bursa Wakil Bupati Ciamis
Menurut Anton, kekosongan jabatan pimpinan daerah dalam durasi yang terlampau lama berisiko menurunkan ritme kerja pelayanan birokrasi. Oleh karena itu, nama-nama yang masuk dalam bursa Wakil Bupati Ciamis harus segera dikaji dan ditetapkan oleh jajaran legislatif daerah.
“Mudah-mudahan segera terisi. Kita juga ingin di mana ada Bupati, ada Wakil Bupati. Di Ciamis kenapa tidak ada Wakil Bupati dan sudah kelamaan,” tegas Anton kepada awak media.
Ia menjelaskan bahwa kepala daerah membutuhkan partner kerja yang tangguh guna mengawal program pembangunan strategis dan menjaga tata kelola birokrasi. Tanpa figur pendamping definitif, beban koordinasi pelayanan masyarakat rentan mengalami keterlambatan operasional di lapangan.
Anton menilai konsensus politik antarpartai mestinya segera tercapai demi kemaslahatan masyarakat tatar galuh secara menyeluruh. Kelesuan pembahasan dalam bursa Wakil Bupati Ciamis dinilai hanya akan memperpanjang ketidakpastian tata kelola pemerintahan daerah.
“Kalau saya sih penginnya segera ditetapkan oleh DPRD siapa untuk jadi Wakil Bupati di Ciamis,” imbuhnya secara lugas.
Anjar Asmara Resmi Masuk Rekomendasi Demokrat Jabar
Guna mendorong percepatan keputusan politik di DPRD, Partai Demokrat Jawa Barat secara resmi menyodorkan kader potensial daerah. Anton secara terbuka menyebut Ketua DPC Partai Demokrat Ciamis, Anjar Asmara, sebagai figur paling layak untuk memimpin bursa wakil bupati ciamis.
Langkah pengusungan Anjar Asmara dinilai rasional mengingat rekam jejak integritas organisasi, kepemimpinan politik lokal, serta kedekatannya dengan akar rumput. Kesiapan figur daerah tersebut diharapkan mampu menjadi jawaban nyata atas kebuntuan politik di parlemen.
“Kalau saya sih Kang Anjar. Mengusung Kang Anjar untuk jadi Wakil Bupati Ciamis,” kata Anton menegaskan arah dukungan partainya.
Demokrat Jabar berharap partai-partai koalisi di parlemen Ciamis segera merespons peta politik ini dengan membuka dialog formal. Melalui musyawarah terbuka, persaingan nama pada bursa Wakil Bupati Ciamis diharapkan dapat bermuara pada keputusan bersama yang mengedepankan mufakat.
Tantangan ekonomi daerah serta akselerasi infrastruktur di Ciamis saat ini membutuhkan duet kepemimpinan yang tangguh dan adaptif. Kehadiran wakil kepala daerah yang enerjik diyakini mampu mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.
Selain itu, soliditas fraksi-fraksi di gedung DPRD Ciamis menjadi penentu utama kelancaran tahapan pemilihan ini. Parlemen daerah diminta segera mengagendakan rapat paripurna agar dinamika bursa Wakil Bupati Ciamis tidak kembali tertunda tanpa kepastian hukum.
Anton mengingatkan pentingnya mengedepankan asas musyawarah demi kemajuan Ciamis yang lebih baik ke depan. Komunikasi politik yang sehat akan memudahkan lahirnya sosok kepemimpinan yang diterima oleh semua elemen masyarakat tatar galuh.
Gerakan Lingit Biru Indonesia Maju di Tatar Galuh
Agenda Anton dan jajaran pengurus di Kabupaten Ciamis sendiri dirangkaikan dengan pelaksanaan program nasional Langit Biru Indonesia Maju. Rombongan menyapa warga tatar galuh dengan melakukan konvoi sepeda motor roda dua melintasi berbagai wilayah pedesaan.
Setelah berdialog mengenai isu politik dan pembangunan daerah, agenda dilanjutkan dengan serangkaian aksi sosial kemasyarakatan. Gerakan Langit Biru merupakan inisiatif rutin kader Demokrat yang dilaksanakan setiap hari Jumat di seluruh penjuru tanah air.
Bentuk aksi nyata di lapangan dirancang adaptif mengikuti kebutuhan lingkungan masyarakat setempat. Kegiatan meliputi program bersih-bersih aliran sungai, aksi peduli pesisir, penanaman pohon pelindung, hingga pembukaan posko pemeriksaan kesehatan gratis.
“Jadi kita sudah rutin setiap hari Jumat melakukan Langit Biru di seluruh Indonesia, tidak cuma Jawa Barat. Ada yang bersih-bersih sungai, bersih-bersih laut, nanam pohon, pengobatan gratis,” papar Anton.
Program ekologis ini bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup dan mitigasi perubahan iklim. “Intinya kita mau membikin langit kita biru seperti semula,” pungkasnya menutup pertemuan.
Kini publik menantikan kelanjutan langkah fraksi-fraksi di legislatif dalam menyikapi peta bursa Wakil Bupati Ciamis pasca dorongan terbuka ini. Terpilihnya wakil kepala daerah definitif diharapkan segera mewujudkan kepastian arah pembangunan tatar galuh secara berkelanjutan.





